Gresik - Agus Priyono atau AG, seorang staf Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa atau PMD Pemkab Gresik mengaku menjadi korban penipuan SK ASN.
ASN Aktif yang sebelumnya diduga menjadi salah seorang terduga pelaku itu kali ini buka suara dan mengungkapkan semuanya.
Ia mengaku tergiur tawaran AT, ASN Non Aktif Pemkab Gresik yang diduga sebagai pelaku penipuan SK ASN palsu itu.
Baca Juga: Waduh! Kades dan Lurah Diduga Juga jadi korban Penipuan SK ASN di Gresik
Staf di Dinas PMD itu awalnya mendapat kabar dari AT pada tahun 2024 silam. AT menawarkan adanya lowongan ASN untuk menggantikan ASN yang mengundurkan diri.
Ia pun tergiur dengan tawaran tersebut, dengan tawaran masuk ASN lewat jalan pintas tersebut. Bahkan anaknya dan keluarga besarnya juga tertarik yang kemudian dikenalkan oleh AT.
"Ada 4 orang yang saya kenalkan, keponakan saya dan juga anak saya. Bahkan anak saya sampai resign dari kerjaannya. Semua dari Lamongan," katanya, Kamis (16/4/2026).
Kemudian di tahun 2025, lanjutnya, para korban keluarga AG itu mengiyakan tawaran tersebut.
Tentunya, jalan pintas itu tidak gratis. Para korban harus membayar masing-masing Rp125 juta kepada AT.
"Bayarnya ada yang ditransfer, ada yang kes langsung. Ada yang dicicil," terangnya.
Ia mengaku tergiur dengan tawaran AT, lantaran menurutnya AT mempunyai kedekatan dengan Kepala BKPSDM sehingga para korban yakin.
"Karena saya tahu pak AT punya kedekatan dengan pak Agung Kepala BKPKSDM. Ada chat juga yang menbawa nama Kepala BKPSDM," ungkapnya.
Artikel Terkait
Info Jadwal dan Lokasi SIM Keliling di Gresik Tanggal 13 Sampai 18 April 2026, Catat Syaratnya
Waduh! Kades dan Lurah Diduga Juga jadi korban Penipuan SK ASN di Gresik
Update Kasus Penemuan Bayi di Driyorejo Gresik, Polisi Dalami CCTV Radius 5Km- Periksa Belasan Saksi
Kecelakaan dengan Truk di Menganti Gresik, Wanita Asal Sumengko Meninggal Dunia, Sopir Kabur