Sabtu, 18 April 2026

Staf Dinas di Pemkab Gresik Mengaku Jadi Korban Penipuan SK ASN, Sempat Membayar Rp125 Juta

Photo Author
Ahmad Hilmi, Klik Media Network
- Kamis, 16 April 2026 | 11:30 WIB

Agus Priyono atau AG saat menunjukkan bukti anaknya resign dari kerjaan karena tergiur tawaran SK ASN (Hilmi/klikmedianetwork.com)
Agus Priyono atau AG saat menunjukkan bukti anaknya resign dari kerjaan karena tergiur tawaran SK ASN (Hilmi/klikmedianetwork.com)

Gresik - Agus Priyono atau AG, seorang staf Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa atau PMD Pemkab Gresik mengaku menjadi korban penipuan SK ASN.

ASN Aktif yang sebelumnya diduga menjadi salah seorang terduga pelaku itu kali ini buka suara dan mengungkapkan semuanya.

Ia mengaku tergiur tawaran AT, ASN Non Aktif Pemkab Gresik yang diduga sebagai pelaku penipuan SK ASN palsu itu.

Baca Juga: Waduh! Kades dan Lurah Diduga Juga jadi korban Penipuan SK ASN di Gresik

Staf di Dinas PMD itu awalnya mendapat kabar dari AT pada tahun 2024 silam. AT menawarkan adanya lowongan ASN untuk menggantikan ASN yang mengundurkan diri.

Ia pun tergiur dengan tawaran tersebut, dengan tawaran masuk ASN lewat jalan pintas tersebut. Bahkan anaknya dan keluarga besarnya juga tertarik yang kemudian dikenalkan oleh AT.

"Ada 4 orang yang saya kenalkan, keponakan saya dan juga anak saya. Bahkan anak saya sampai resign dari kerjaannya. Semua dari Lamongan," katanya, Kamis (16/4/2026).

Baca Juga: Tak Hanya di Lingkup Pemkab Gresik, Korban Penipuan SK ASN Juga Masuk ke Kantor Camat Driyorejo, Begini Modusnya

Kemudian di tahun 2025, lanjutnya, para korban keluarga AG itu mengiyakan tawaran tersebut.

Tentunya, jalan pintas itu tidak gratis. Para korban harus membayar masing-masing Rp125 juta kepada AT.

"Bayarnya ada yang ditransfer, ada yang kes langsung. Ada yang dicicil," terangnya.

Baca Juga: Inspektorat Dalami Informasi Dugaan Keterlibatan ASN di Penipuan SK, Sanksi Berat Menanti Jika Terbukti

Ia mengaku tergiur dengan tawaran AT, lantaran menurutnya AT mempunyai kedekatan dengan Kepala BKPSDM sehingga para korban yakin.

"Karena saya tahu pak AT punya kedekatan dengan pak Agung Kepala BKPKSDM. Ada chat juga yang menbawa nama Kepala BKPSDM," ungkapnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ahmad Hilmi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X